Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN SARS-CoV-2 PADA PASIEN DIABETES MELLITUS
Pendahuluan: Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya dua jenis coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus- 2 (SARS CoV-21. Dengan prevalensi diabetes yang tinggi, penting untuk memahami aspek khusus infeksi COVID-19 pada penderita diabetes. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan SARS- CoV-2 pada pasien Diabetes Mellitus. Metode: Pencarian literature menggunakan cara memasukan langsung text word atau kata kunci di kolom pencarian secara online dengan menggunakan Teknik Boolean operators (AND, OR, NOT) pada database yang telah ditentukan. Periode publikasi antara tahun 2019-2020 dengan hasil akhir jumlah literatur yang di review sebanyak 10 literatur. Hasil: Dari 10 literatur yang di review, didapatkan bahwa pasien yang terkena COVID-19 dan memiliki diabetes sebagai penyakit yang mendasari prognosis yang lebih buruk. Salah satu literature, menunjukan bahwa jumlah komorbiditas merupakan predictor yang signikan dari kematian.. Peradangan kronis, peningkatan aktivitas koagulasi, gangguan respon imun, dan potensi kerusakan langsung pancreas oelh SARS-CoV-2 mungkin merupakan salah satu mekanisme patofisiologis yang mendasari kontribusi pada peningkatan morbiditas dan mortalitas COVID-19 pada diabetes. Kesimpulan : Diabetes berhubungan dengan peningkatan insidensi dan keparahan SARS-CoV-2 dan peningkatan ekspresi ACE2 secara teoritis dapat meningkatkan risiko infeksi SARS COV-2
Tidak tersedia versi lain