Karya Tulis Ilmiah
STUDI LITERATUR: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PENCEGAHAN MALARIA DENGAN ANGKA KEJADIAN MALARIA PADA MASYARAKAT YANG TINGGAL DI WILAYAH ENDEMIS MALARIA DI INDONESIA
Pendahuluan: Malaria adalah penyakit infeksi yang ditransmisikan oleh vektor, yaitu nyamuk Anopheles sp, dan disebabkan oleh empat spesies protozoa genus Plasmodium: P. falciparum, P. vivax, P. ovale, dan P. malariae. Pada tahun 2018, 228 juta kasus malaria terjadi di seluruh dunia, di bandingkan pada tahun 2010 terdapat 251 kasus dan 231 kasus pada tahun 2017, kasus terbanyak malaria pada tahun 2018 berada di wilayah Afrika, dan diikuti oleh Asia Tenggara dengan 3,4% kasus dan. Tingkat kejadian malaria menurun secara global antara 2010 dan 2018, dari 71 menjadi 57 kasus per 1000 populasi yang berisiko. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pencarian literatur, dengan memasukan kata kunci literatur secara online dengan akses google scholaer, dan memilih jurnal-jurnal penilitian yang terkait dengan kata kunci literature yang terdapat dalam penilitian yang peniliti kutip. Hasil: Sebanyak 10 studi dipilih, yang disebutkan dalam artikel terdaftar. Didapatkan bahwa, adanya hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan malaria dengan angka kejadian malaria pada masyarakat yang tinggal di wilayah endemis malaria di Indonesia. Kesimpulan: Tterdapat hubungan erat antara tingkat pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan malaria dengan kejadian malaria merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Semakin tinggi pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan pengalaman masyarakat dalam melakukan pemberantasan dan pencegahan malaria, baik dari diri sendiri maupun lingkungan bermasyarakat, maka status kesehatan akan semakin meningkat dan angka kejadian malaria akan semakin rendah.
Tidak tersedia versi lain