Karya Tulis Ilmiah
TINGKAT KEPATUHAN PASIEN MINUM OAT DAN PENINGKATAN BERAT BADAN PASIEN TB PARU DI POLI PARU RSUD JAYAPURA
Latar belakang: Tuberkulosis (TB) adalah suatu infeksi menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ terutama paru-paru. Faktor keberhasilan pengobatan TB paru adalah kepatuhan minum obat. Penyakit ini jika tidak diobati atau pengobatannya tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien minum OAT dan peningkatan berat badan pada pasien TB paru di poli paru RSUD Jayapura. Metode: Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB paru yang berobat di poli paru RSUD Jayapura. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang, penelitian ini dilakukan pada bulan September- Oktober 2019 dan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Data kepatuhan minum OAT diperoleh melalui kuesioner MMAS- 8. Dan peningkatan berat badan sebelum dan sesudah mengkonsumsi obat diperoleh menggunakan timbangan analog dan dari data rekam medis Hasil: Hasil penelitian menunjukan pasien yang patuh minum OAT dan berat badan meningkat sebanyak 15 sampel (57%), patuh dan berat badan turun 2 sampel (7%). Selanjutnya, pasien yang cukup patuh dan berat badan meningkat sebanyak 6 sampel (20%), cukup patuh dan berat badan turun 2 sampel (7%), dan pasien yang tidak patuh dan berat badan meningkat sebanyak 1 sampel (3%), tidak patuh dan berat badan turun sebanyak 4 orang (16%). Kesimpulan : Beradasarkan penelitian tentang Tingkat Kepatuhan Pasien Minum OAT dan Peningkatan Berat Badan pada Pasien TB Paru di RSUD Jayapura, dapat disimpulkan bahwa pasien TB paru yang patuh dan mengalami peningkatan berat badan lebih banyak jika dibandingkan dengan pasien yang cukup patuh dan tidak patuh.
Tidak tersedia versi lain