Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN FAKTOR RESIKO KEJADIAN RESISTENSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TBC) PARU
Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mycobaterium tuberculosis. Penularan penyakit berlangsung di udara dari individu yang sehat dengan paparan udara yang telah terkontaminasi oleh Mycobacterium tuberculosis Metode: Dalam penelitian ini metode penelitian yang dilakukan aalah metode studi kepustakaan. Hasil : Berdasarkan literature yang ada setelah dilakukan screening dari 10 jurnal yang masuk dalam penelitian ini adalah 8 jurnal karena sesuai dengan tujuan penelitian. Kesimpulan: Dari data hasil literature-literatur yang didapatkan kebanyak kejadian resistensi obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis (TBC) paru berjenis kelamin laki-laki. Dari data hasil literature-literatur yang didapatkan kebanyak kejadian resistensi obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis (TBC) paru berpendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA). Dari data hasil literature-literatur yang didapatkan kebanyak kejadian resistensi obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis (TBC) paru patuh minum obat. Adanya hubungan antara usia, pendidikan dan kepatuhan minum obat pada faktor resiko
resistensi obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis (TBC) paru kecuali jenis kelamin bukan merupakan faktor risiko dari risiko TB- MDR, akan tetapi secara epidemiologi jumlah penderita risiko TB-MDR ditemukan lebih banyak terjadi pada laki-laki.
Tidak tersedia versi lain