Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDIABETES DAN BEROLAH RAGA TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 TAHUN 2020
Latar belakang: Kematian di Indonesia saat ini banyak terjadi karena penyakit tidak menular (PTM). PTM antara lain hipertensi, asma, osteoporosis, stroke, serangan jantung, kanker dan diabetes melitus. PTM disebabkan oleh 3 faktor yaitu pola hidup, lingkungan dan perilaku. Trend penyakit tidak menular terutama diabetes melitus, hipertensi dan obesitas meningkat dibandingkan tahun 2013 (Riskesdas, 2018). DM merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin dan kedua-duanya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum OAD dan berolah raga terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Hasil: hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hasil yang signifikan pada penderita DM tipe 2 patuh minum obat dan melakukan aktifitas fisik dengan memperhatikan frekuensi, intensitas, waktu dan jenis latihanya. Kesimpulan terdapat hubungan antara kepatuhan minum OAD dan berolah raga terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2, dengan terbagi dari 3 kategori rendah, sedang dan tinggi. Dalam kategori rendah dan sedang tidak menunjukan hasil yang maksimal namun kategori tinggi menunjukan hasil yang sangat singnifikan dalam keberhasilan terapi. Perlu diperhatikan dalam melakukan terapi berolah raga harus memperhatikan prinsip FITT (Frekuensi, Intensitas, Time dan Tipe) oleh karena seorang pasien melakukan olah raga dengan frekuensi, intensitas, waktu dan tipe sedang atau rendah maka penurunan kadar gula darah pun tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.
Tidak tersedia versi lain