Karya Tulis Ilmiah
KUSTA PADA ANAK DI KOTA JAYAPURA TAHUN 2019-2021
Latar Belakang: Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang menimbulkan masalah sangat kompleks, dan infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Leprae yang bersifat intraselular obligat. Penyakit kronis yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Leprae yang menyerang terutama kulit dan saraf tepi dan organ tubuh lainnya, jika tidak diobati akan menyebabkan kecacatan. Anak merupakan generasi penerus sehingga kualitas anak khususnya dalam hal kesehatan akan menentukan perannya dalam pembangunan. Selain itu masa anak adalah masa yang aktif sehingga pasien penyakit kusta dapat menjadi sumber penularan baik di lingkungan keluarga, tetangga, ataupun di sekolah. Diagnosis penyakit kusta didasarkan gambaran klinis, bakterioskopis, histopatologis, dan serologis. Diantara ketiganya, diagnosis secara klinislah yang terpenting dan paling sederhana. Sedangkan Gambaran klinis penyakit kusta pada anak menunjukkan gambaran klinis yang mirip dengan orang dewasa. Diagnosis penyakit kusta ditetapkan berdasarkan temuan satu dari tiga tanda kardinal kusta. Kemudian Obat anti kusta yang paling banyak dipakai pada saat ini adalah DDS (diaminodifenil sulfon). Kegiatan pencegahan cacat di rumah, pencegahan yang dilakukan sendiri oleh pasien di rumah. Dokter atau petugas harus bisa mencontohkan atau kegiatan yang harus dilakukan pasien di rumah secara jelas. Tujuan: Deskripsi penyakit kusta pada anak berdasarkan kusta tipe PB, MB, Lama Berobat dan RFT. Metode: Penelitian yang digunakan bersifat Kuantitatif. Sedangkan Jenis penelitian yang digunakan bersifat Deskriptif. Hasil: kasus kusta pada anak berdasarkan tipe PB dan MB di kota jayapura yang meningkat jenis kusta MB. sedangan Lama Berobat kosong dan RFT ada kasus.
Tidak tersedia versi lain