Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN PENYAKIT JANTUNG BAWAAN (PJB) PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAYAPURA TAHUN 2021-2022
Latar Belakang: penyakit jantung bawaan (PJB) adalah kelainan struktur, fungsi, dan/atau posisi jantung yang ditemukan saat lahir akibat adanya gangguan atau kegagalan pada berbagai tahap perkembangan jantung. Penyakit jantung bawaan disebabkan oleh interaksi antara faktor predisposisi faktor eksogen dan faktor endogen. Penyakit jantung bawaan merupakan penyebab utama kecatatan dan kematian pada bayi baru lahir. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran penyakit jantung bawaan di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura tahun 2021-2022. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif dan menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura pada tanggal 12 Mei 2023 – 31 mei 2023. Hasil: hasil penelitian ini didapatkan dari 33 bayi dengan PJB, paling banyak ditemukan pada bayi dengan usia gestasi cukup bulan yaitu berjumlah 24 bayi (73%) dan banyak terjadi pada bayi berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 18 bayi (55%). Manifestasi klinis yang sering muncul adalah sesak napas (64%). Didapatkan jenis PJB Asianotik berjumlah 30 bayi (91%) dan PJB Sianotik 3 bayi (9%) dengan kategori terbanyak pada atrial septal defect (ASD) berjumlah 10 bayi (30%). Dari 33 bayi dengan PJB terdapat 24 bayi (73%) terlahir dari keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung, 9 bayi (27%) lainnya mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit jantung. Didapatkan 4 bayi (12%) dengan PJB meninggal dunia. Kesimpulan: Usia gestasi dan riwayat keluarga tidak mempengaruhi PJB secara signifikan, sering terjadi pada perempuan dengan manifestasi klinis paling banyak adalah sesak napas. Jenis PJB dengan diagnosis terbanyak yaitu PJB Asianotik, jenis ASD. Terdapat 4 bayi dengan PJB meninggal dunia.
Tidak tersedia versi lain