Karya Tulis Ilmiah
PREVALENSI PENYAKIT MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOYA BARAT PERIODE 2021-2022
Latar belakang: Puskesmas Koya Barat, masih banyak hutan dan perkebunan serta lahan pertanian juga terdapat kolam-kolam pemancingan ikan yang dikelola warga Koya Barat sebagai sumber pendapatan dari masyarakat. Kondisi lahan-lahan perkebunan, pertanian dan juga kolam-kolam pemancingan menjadi faktor pemungkin tingginya kasus malaria. Disamping itu, masih terdapat rumah-rumah warga yang terbuat dari kayu dengan kerapatan yang kurang. Perilaku masyarakat yang berkebun dan bertani di lahan pertanian memungkinkan warga digigit oleh nyamuk anopheles. Adapun faktor pemukiman penduduk merupakan daerah rawah yang banyak ditumbuhi pohon sagu, sehingga banyak jentik nyamuk berkembangbiak. Berdasarkan penjelasan diatas, peneliti ingin melakukan penelitian dengan menggambarkan dalam persentase jumlah kasus baru dan lama selama periode waktu tertentu. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi malaria berdasarkan pemeriksaan mikroskopis di wilayah kerja Puskesmas Koya Barat tahun 2021-2022 Metode: Metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan mengumpulkan seluruh data sekunder berupa rekam medis pasien malaria yang sudah ada di Puskesmas Koya Barat periode 2021-2022. Hasil: Kasus di Puskesmas Koya Barat periode Januari 2021 sampai Dengan prevalensi kasus malaria tertinggi pada tahun 2022 dengan jumlah 0,57 atau 57% kasus.
Tidak tersedia versi lain