Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN PREEKLAMPSIA BERAT DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)
Latarbelakang: Preeklampsia merupakan penyebab15-20% kematian wanita hamil diseluruh dunia serta penyebab utama mortalitas dan morbiditas pada janin. Indonesia adalah negara berkembang dengan Angka Kematian Ibu dan kematian perinatal tinggi. Bayi Berat Lahir Rendah sangat erat hubugannya dengan morbiditas dan mortalitas neonatus. Bayi Berat Lahir Rendah mempunyai resiko kematian 20 kali lebih tinggi dari pada bayi dengan berat lahir normal. Faktor resiko yang menghubungkan kejadian preeklampsia dengan berat bayi lahir rendah adalah factor dari ibu dan bayi. Salah satu factor resiko dari ibu yaitu preeklampsia berat. Preeklampsia berat merupakan penyebab utama mortalitas maternal dengan patofisiomekanisme yang terlibat didalamnya adalah gangguan neurologik, hemodinamik, renal, hepatik, hematologik, yang selanjutnya dapat menyebabkan gangguan fetus. Mengacu pada penjelasan diatas, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Preeklampsia berat dan risiko bayi berat lahir rendah. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Studi Literatur. Literatur telah di skrining menggunakan kriteria inklusi yang ditelusuri menggunakan Google Scholar, PubMed cendekia dan buku-buku ilmu kedokteran dari rentang tahun 2014-2021 dengan jumlah inklusi memuaskan sebanyak 15 literatur. Hasil: Pada hasil review didapatkan yaitu 15 literatur memenuhi kriteria inklusi yang terbagi menjadi 2 topik yaitu preeklampsia (4 buku), (6 jurnal) dan bayi berat lahir rendah (5 jurnal). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara preeklampsia dan bayi berat lahir rendah.
Tidak tersedia versi lain