Karya Tulis Ilmiah
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CARPAL TUNNEL SINDROMA (CTS) PADA AKTIVITAS KERJA PABRIK
Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan satu bentuk dari neuropatisaraf perifer yang paling sering dijumpai dikarenakan penekanan saraf medianus oleh organ-organ yang terletak pada canalis carpidengan gejala utama berupa kesemutan, dan rasa nyeri yang menjalar pada daerah distribusi saraf medianus, rasa kebas, kelemahan otot, dan dapat diikuti oleh atrofiotot saraf. Data World Health Organization (WHO) tahun 2010 menyatakan CTS sering dijumpai dalam praktik sehari-hari terutama di negara-negara industri, diperkirakan 55-65% dari seluruh penduduk di negara-negara maju pernah mengalami CTS selama hidupnya. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) disebabkan oleh trauma secara akumulatif yaitu ketika tangan digerakkan berulang-ulang pada periodesasi waktu yang lama dengan jumlah gerakan pada jari-jari dan tangan yang berlebihan. Hal tersebut menyebabkan otot atau ligamen dapat menjadi meradang sebagai akibat dari penekanan otot dan ligamen serta pembendungan terowongan karpal.Peradangan tersebut mengakibatkan jaringan di sekitar saraf menjadi bengkak, sendi menjadi tebal, dan akhirnya menekan saraf medianus atau saraf tengah di bagian pergelangan yang dapat mengakibatkan parastesia, mati rasa, dan kelemahan otot di tangan. Tujuan: Untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Carpal Tunner Sindrome Pada Aktivitas Kerja Pabrik. Metode: Dalam Penelitia ini menjelaskan bahwa penelitian mengunakan metode litaratur dengan desain studi litaratur data penelitian dengan mengunakan skrining Hasil:7 literatur menentukan ada humbungan antara kejadian Carpal Tunnel Sindrom pada aktivitas kerja pabrik.
Tidak tersedia versi lain