Karya Tulis Ilmiah
STUDI LITERATUR: FAKTOR RISIKO TERJADINYA STUNTING PADA ANAK USIA 0-59 BULAN
Pendahuluan: Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang yakni mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Anak stunting mempunyai Intelligence Quotient (IQ) lebih rendah dibandingkan rata-rata IQ anak normal. Faktor yang berhubungan adalah berat badan lahir rendah, status ekonomi dengan asupan gizi, pendidikan ibu dan penyakit infeksi. Pencegahan dapat dilakukan melalui beberapa faktor yaitu faktor ibu hamil dan bersalin, faktor balita, anak usia sekolah, remaja dan dewasa muda. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Literatur yang di skrining menggunakan sumber Google Scholar/Cendekia dan PubMed sepanjang tahun 2016-2021 dengan hasil akhir jumlah literatur yang di review sebanyak 11 literatur. Hasil: Dari 11 literatur yang terpilih, didapatkan hasil penelitian yaitu ditemukannya hubungan antara berat badan lahir rendah, status ekonomi dengan asupan gizi, pendidikan ibu dan penyakit infeksi terhadap kejadian stunting. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara berat badan lahir rendah, status ekonomi dengan asupan gizi, pendidikan ibu dan penyakit infeksi terhadap kejadian stunting.
Tidak tersedia versi lain