Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH AKTIVITASW FISIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Jenis Diabetes Melitus yang paling banyak diderita adalah Diabetes Melitus Tipe 2. Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa terdapat empat provinsi di Indonesia dengan prevalensi tertinggi pada tahun 2013 dan 2018, yaitu DI Yogyakarta 3.1%, DKI Jakarta 3.4%, Sulawesi Utara 3% dan Kalimantan Timur 3.1%. Salah satu faktor risiko yang menyebabkan seseorang menderita Diabetes Mellitus tipe 2 adalah kurangnya aktivitas fisik. Beberapa Organisasi ilmiah (PERKENI, IDF, ADA, AHA, CDA) merekomendasikan latihan fisik berupa latihan aerobik, latihan ketahanan dan latihan kombinasi (aerobik dan ketahanan). Latihan fisik selain untuk menjaga kebugaran juga dapat menurunkan berat badan dan memperbaiki sensitivitas insulin, sehingga dapat mengendalikan kadar glukosa darah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu literature review dengan sumber literatur jurnal terakreditasi tahun 2017-2021. Pencarian literatur menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan hasil akhir jumlah literatur sebanyak 10 artikel. Hasil: Pada hasil literatur review didapatkan 10 artikel yang membahas tipe-tipe aktivitas fisik serta pengaruhnya terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas fisik berupa latihan aerobik, latihan ketahanan dan latihan kombinasi berperan dalam penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Kesimpulan: Terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2.
Tidak tersedia versi lain