Karya Tulis Ilmiah
STUDI LITERATUR: GAMBARAN HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE DUA
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit degeneratif yang menjadi perhatian di Indonesia pada abad ke-21 dengan jumlah orang dewasa yang menderita diabetes melitus meningkat lebih dari tiga kali lipat selama 20 tahun terakhir. Indonesia berada pada peringkat ke 7 dari 10 negara dengan jumlah penderita terbanyak, yaitu sebesar 10,7 juta. Angka prediksi terus meningkat hingga mencapai 578 juta di tahun 2030 dan 700 juta di tahun 2045. Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak mampu membuat insulin, atau ketika tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin yang dihasilkan dengan baik. Latihan fisik merupakan salah satu pilar dalam pengelolaan DM yang berfungsi untuk memperbaiki sensitivitas insulin dan juga untuk menjaga kebugaran tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik dengan intensitas ringan sedang dan berat terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Dimana literatur didapatkan dari hasil skrining menggunakan sumber Google Scholar dan Pubmed sepanjang tahun 2017-2021 dengan hasil akhir jumlah literatur yang di review sebanyak 8 literatur. Hasil Hasil review literatur didapatkan bahwa responden yang melakukan aktivitas fisik dengan memperhatikan frekuensi, intensitas, waktu dan jenis aktivitas fisik cenderung akan memiliki kadar gula darah yang terkontrol. Kesimpulan: Aktivitas fisik yang berpengaruh terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 adalah aktivitas fisik dengan intensitas sedang dalam waktu 30 menit akan menurunkan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2.
Tidak tersedia versi lain