Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN UNIVERSITAS CENDERAWASIH
Latar belakang: Obesitas merupakan suatu penyakit multifaktorial, yang terjadi akibat akumulasi jaringan lemak berlebihan sehingga dapat mengganggu kesehatan. Secara nasional, prevalensi obesitas sentral penduduk umur ≥15 tahun menurut provinsi adalah pada tahun 2013 (26,6%), lebih tinggi dari prevalensi pada tahun 2007 (18,8%). Prevalensi obesitas sentral terendah di Nusa Tenggara Timur (15,2%) dan tertinggi di DKI Jakarta (39,7%). Sebanyak 18 provinsi memiliki prevalensi obesitas sentral di atas angka nasional, yaitu Jawa Timur, Bali, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Papua, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan DKI Jakarta (Riskesdas, 2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) bahwa terdapat 7 kabupaten memiliki prevalensi obesitas umum di atas angka prevalensi provinsi (23,5%), yaitu Merauke, Jayawijaya, Jayapura, Nabire, Biak Numfor, Mimika, Kota Jayapura. Kabupaten yang memiliki prevalensi obesitas umum terendah adalah Yahukimo (8,7%). Sedangkan kabupaten dengan prevalensi obesitas umum tertinggi adalah Kota Jayapura (35,9). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkar pinggang dengan kadar kolesterol pada mahasiswa program studi Sarjana Kedokteran Universitas Cenderawasih. Metode: Deskriptif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional (belah lintang) yang meneliti hubungan antara lingkar pinggang dan kadar kolesterol total mahasiswa program studi Sarjana Kedokteran Universitas Cenderawasih. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah proporsional stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Sarjana Kedokteran UNCEN, jumlah populasi sebanyak 95 orang dan sampel 44 orang. Hasil: nilai significancy-nya atau nilai p 0,042 (p
Tidak tersedia versi lain