Karya Tulis Ilmiah
TERAPI SISTEMIK PADA PSORIASIS VULGARIS
Pendahuluan: Psoriasis vulgaris adalah bentuk psoriasis yang paling umum, terlihat pada sekitar 90% pasien. Tampak berwarna merah, bersisik, plak yang kemudian terdistribusi secara khas dan berlokalisasi ke bagian ekstremitas seperti kesiku dan lutut, bersama dengan kulit kepala, lumbosakral bawah, bokong, dan bagian genital, penggunaan kosmetik, stress, hidup yang tidak sehat, pola makan dan genetik. Psoriasis juga merupakan penyakit multifaktorial dengan dua faktor utama yaitu faktor ekstrinsik dan intrinsik. Selain itu banyak pemicu yang menyebabkan gangguan diantara faktor-faktor yang diketahui untuk menginduksi atau memperburuk psoriasis, yaitu: Trauma ringan, seperti garukan, tindikan, tato, kulit terbakar, bahan kimia iritan. Pemilihan terapi tergantung pada derajat keparahan penyakit berdasarkan penilaian dokter, seperti Psoriasis Activity and Severity Index (PASI Score) dan persepsi penderita. Psoriasis merupakan suatu kondisi kronis, oleh karena itu keamanan pemakaian terapi dalam waktu lama harus dipertimbangkan. Berbagai modalitas terapi baik topikal maupun sistemik bisa di gunakan dalam penatalaksanaan psoriasis. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Literatur yang di skrining menggunakan sumber, PubMed dan PubCem sepanjang tahun 2015-2020 dengan hasil akhir jumlah literatur yang di review sebanyak 4 literatur. Hasil: Dari 4 literatur yang terpilih, lima jurnal menyatakan ada hubungan yang signifikan antara terapi sistemik pada psoriasis vulgaris. Terapi sistemik yang digunakan yaitu Methotrexate untuk mengobati keganasan hematologis. Acitretin monoterapi digunakan pada dosis rendah dalam kombinasi dengan terapi sistemik, seperti UV-B atau psoralen oral ditambah fototerapi UV-A (PUVA), untuk meningkatkan efisiensi. Cyclosporine menghambat kalsineurin dengan obat imunosupresif. Kesimpulan: Terapi sistemik yang digunakan pada psoriasis vulgaris yaitu: (Methotrexate, Acitretin, Cyclosporine A).
Tidak tersedia versi lain